Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Klasik 1983

| comments

Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Klasik 1983 yang rombakan pada bagian rangka jadi yang utama. "Konsepnya sih mengarah ke tracker, tapi karena yang punya motor orangnya pendek, makanya dipendekin. Memang pada umumnya tracker mempunyai postur yang lebih tinggi dibandingkan ini. Menurut pemodif lagi, jika ketinggian, bisa-bisa jinjit saat berhenti di lampu merah. Maklum saja posturnya hanya sekitar 160 cm.

modifikasi kawasaki binter.jpg

Karena mesin maju dirasa kurang nyaman, maka untuk Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Klasik 1983 ini harus dibuat mundur. Center of gravity digeser. Agus mengakalinya dengan dua cara. Di depan dan belakang.

"Untuk wilayah depan, rangka dipanjangin sehingga komstir lebih maju sekitar 5 cm," lanjut pria 38 tahun ini. Dia menggunakan pipa yang ukurannya sama dengan diameter pipa standar Merzy. Sedangkan untuk belakang, lengan ayun yang kena amputasi. "Bagian depan swing arm dipotong, juga sekitar 5 cm," bebernya panjang-lebar. posisi mesin menjadi mundur dibandingkan posisi awal. "Dengan begini, motor lebih nyaman diajak bermanuver, juga ketika diajak turing panjang

modifikasi kawasaki binter1.jpg

Sementara itu rangka yang menjadi dudukan dan pegangan mesin masih menggunakan aslinya. Efek lain dengan perlakuan seperti ini motor terlihat sedikit bantet bin padat. Beda jauh dengan kondisi standar si KZ200.
Langkah modifikasi yang cukup unik juga dilakukan pada sok belakang. Asli nya ini copotan dari Honda Mega Pro. Memang bagian per sudah dicustom, pakai pegas yang nemu di pasar loak. Pokoknya sekarang jarak antar lingkar per sudah menjadi lebih lebar

modifikasi kawasaki binter2.jpg

Keunikan lainnya pada Modifikasi Kawasaki Binter Merzy Klasik 1983 yang satu ini pasti bisa ditebak dari bentuk dan model lampu. Baik untuk lampu depan maupun belakang. "Itu murni dibuat sendiri, basicnya ngambil dari fog lamp atau lampu kabut mobil," ujarnya. Terlihat unik karena lampu tadi tampak seperti tertanam pada bodi motor.

Trik Warna Klasik
Aliran modifIkasi yang dipilih Agus ini memang mengarah pada tampilan klasik. Paling tidak bergaya lawas. Sekitar periode '60 atau '70-an. "Karena itulah urusan warna harus mengacu pada kelir klasik, jangan yang terlalu mengilap atau ngejreng gaya masa kiniTapi, supaya enggak lari dari warna identitas Kawasaki yang hijau, tetap dipertahankan. "Ijonya dibuat lebih tua, sudah pasti beda dengan kebanyakan Kawasaki sekarang," ungkapnya dengan dialek Jawa yang cukup medhok. Kelir tadi menjalar sampai sokbreker depan dan belakang.

modifikasi kawasaki binter3.jpg

Supaya terlihat lebih modif, diberi kombinasi dengan putih. “Ditambah lagi dengan list atau garis merah yang membatasi keduanya, maka sekarang terlihat jauh lebih simpel dengan tetap berkesan klasik

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Dunlop 300-18
Ban belakang: IRC 130/70-17
Pelek: Excel Takasago
Setang: Custom
Tangki: CB K3



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lintas Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger